E-Learning sebagai Salah Satu Upaya Menuju Merdeka Belajar

Belum jelas sampai kapan Pandemi Covid-19 ini akan berakhir. Namun kami sebagai pendidik, sesuai dengan SE yang disampaikan Disdik akan selalu SIAP dalam melaksanakan kegiatan belajar di rumah (PJJ) baik dalam bentuk pemberian materi ajar yang sesuai dengan renca pembelajaran yng sudah dibuat ataupun dalam bentuk latihan soal untul persiapan penilaian akhir tahun.

Di sekolah kami, SMP Negeri 103 bermacam upaya dilakukan oleh para guru dalam memberikan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Ada yang menggunakan Quiper, G Suite, dan banyak juga yang menggunakan cara lain yang lebig simpel melalui pemberian tugas lewat jejaring soal utamanya WA dan Surel.

Selama ini pelaksanaan PJJdengan cara yang berbeda antara guru yang satu dengan guru yang lain berjalan lancar atas kerja sama yang padu antara Koordinator Kelas, Wali Kelas dan guru penajaran mata pelajaran yang dikomandoi tentu saja oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikum dab jajaran staff nya. Nanun karena caranya berbeda beda otomatis bentuk rekap kegiatan PJJ juga bermacam-macam. Ada yang sekedar melaporkan keterlibatan siswa dalam melaksanakan PJJ tanpa menyertakan hasil penilaiannya ada juga yang menyertakan juga hasil penilaian dari kegiatan yang dilakukan siswa.

Menyikapi hal tersebut, saya selaku Team Pengembang atau Pengendali Mutu di SMP Negeri 103 mencoba membuat terobosan dengan membuat Situs E-learning dengan memanfaatkan Domain Website Sekolah. Kendala WFH yang tidak memungkinkan dilaksanankannya pertemuan untuk memberikan pelatihan penggunaan website E-Learning membuat banyak guru yang masih “bertahan” dengan cara yang dilakukannya dalam memberikan PJJ kepada para siswa. Namun itu bukanlah alasan bagi saya untuk terus mempromosikan penggunaan E-Learning ini kepada para guru. Bahkan saya dengan suka rela mendowload soal-soal latihan dari berbagai situs terpercaya untuk diposting di wensite E-Learning yang saya buat.

Saya pribadi sebagai tenaga pengajar Mapel Prakarya Kelas 9 sudah mencobakan kegiatan Latihan Soal USBN dan US yang sedianya akan diberikan melalui CBT di Ruang Komputer Sekolah saya berikan secara Onlie melalui website E-Learning. Dan Hasilnya sungguh sangat menggembirakan. Dari 216 siswa yang saya ajar di 6 romongan belajar, yang mengikuti “Kuis” sekitar 200 san siswa atau sekitar 90 % lebih dengan peolehan nilai rata-rata di atas KKM Prakarya (78). Memang ada beberapa yang masih “bingung” cara Login dan mengikuti kuisnya, tapi dengan penjelasan yang saya berikan lewat WA mereka akhirnya bisa juga mengikuti kegiatan PJJ Prakarya yang saya berikan di E-Learning.

Untuk siswa kelas 7 dan 8 memang baru beberapa guru yang mencobakan dan sata tetap pada pendirian saya untuk tidak memaksakan penggunaan E-Learning ini. Di samping saya tidak punya kewenangan juga karena saya terus terang saja kekurangan waktu kalau harus menghadapi pertanyaan dari siswa yang mengalami kendala nantinya. Tapi saya punya keyakinan ke depannya, progran E-Learning ini akan banyak mendapat sambutan positif dari teman-teman guru di SMP Negeri 103 bukan hanya untuk mengantisipasi saat kegiatan belajar harus dilakukan dari rumah seperti sekarang ini tapi juga untuk membantu mengoptimalkan KBM Tatap Muka selepas keadaan Pandemi Covid-19 yang saya tidak tau sampai kapan tapi berharap segera selesai ini.

Sampai tulisan ini dibuat, Alhamdulillah di E-Learning SMP Negeri 103 sudah tersedia “Soal Latihan” dan “Soal Penilaian Akhir Tahun” untuk semua Mapel Kelas 7 dan 8. Beberapa ada yang soalnya dikirim oleh guru dan sisanya saya download dari Dokumen Sribd yang kebetulan saya berlangganan di dalamnya. Ada yang soalnya sama antara Latihan dan PAT hanya jumlahnya saja yang saya bedakan ada juga para guru yang minta untuk PAT soalnya dibeadakan dan mereka yang kirim. Bagi saya itu bukan masalah. Karena biar soalnya sama pun yang keluar nantinya antara siswa yang satu dengan siswa yang lain urutannya beda-beda.

Memang akan nambah kerjaan kalau guru minta soal untuk PAT dibedakan dalam arti mereka kirim lagi soal baru karena saya harus meruhan format soal agar bisa diposting di E-Learning. Saya harus merubahnya dulu dari format soal dai .docx menjadi .rtf. Setelah itu baru saya edit dan Eksport dengan Aplikasi Examview menjadi format blackboard setelah diruah terlegih dahulu menjadi format .bnk. Kenapa harus saya eksaport ke format blackboard karena salah satu format yang bisa diimport ke kuis E-Learning (saya menggunakan Aplikasi Moodle dalam hal ini) adalah format tersebut. Saya kerjakan semua itu bukan saya kelebihan waktu atau kebanyakan nganggur tapi karena saya punya punya keinginan untuk suatu saat mempromosikan E-Learning ini ke teman-teman saya yang masih muda-muda. Artinya, kalau saya mau atau punya keinginan agar E-Lerning yang saya buat ini bisa dipakai oleh semua guru di SMP Negeri 103 sudah tentu saya harus menguasai detilnya bukan hanya dalam hal pemakaian tapi juga sampai ke tahapan pembuatan soal agar bisa di posting di website E-Learning;

Akhirnya, dengan mengucapkan Bismillah dan seijin Kepala Sekolah tentunya saya luncurkan website E-Learning SMP Negeri 103 sebagai upaya antisipasi kegiatan belajar jarak jauh dalam situasi WFH dan kalau bisa sebagai salah satu alternatif bemberian kegiatan belajar Online kepada para peserta didik selepas kondidsi ini. Dengan E-Learning ini diharapkan akan lebih menjalin interaksi anrata pendidik dan peserta didik sehingga pembelajaran lebih aktif, kreatif, dan inovatif sesuai dengan yang diharapkan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Bp. Nabiel Makariem dalam Upacara Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019 tentang Pendidikan di Indonesia yang harus menganut prinsip “Merdeka Belajar

Bagi yang mau lihat tampilan dari website E-Learning Smp Negeri 103 bisa kunjungi Link berikut sebagai Tamu.http://elearning.smpn103jakarta.com/?redirect=0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *